Selasa, 01 Desember 2009

In other words..








Fly me to the moon-Frank Sinatra

Fly me to the moon
Let me play among the stars
Let me see what spring is like
On a-Jupiter and Mars
In other words, hold my hand
In other words, baby, kiss me

Fill my heart with song
And let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, I love you

Fill my heart with song
Let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, in other words
I love ... you

Kamis, jam 2.30 siang di kantor yang sepi..

Godain calon husband yang lagi sibuk bekerja emang aktivitas yang sangat mengasikkan. SMS dikirimm...SMS diterimaa... Hihihi ;)) *aduh, kenapa saya jadi usil begini ya?* abis gemes sih. Bentuk kegemesannya tidak bisa diceritakan disini, terlampau susah untuk di deskripsikan dalam karangan narasi maupun eksposisi :p

Jadi apa?

Jadi ya.., ternyata Desember lagi. Kalau Desember tahun lalu saya sibuk menuliskan project tahun baru, Desember tahun ini membuat saya sibuk mempersiapkan project hidup baru. Tiba-tiba saya merasa krisis waktu. Kenapa tanggal-tanggal di kalender cepat berubah?? Padahal saya belum juga bisa memasak dengan baik dan benar.

Gak masalah sih sebenernya, katanya dia akan selalu ingat berdoa sebelum memakan masakan saya. Huh, menghina ya :p

Oh ya, kami sudah membuat janji dengan bridal untuk membuat foto weddingnya besok. Whew. Hahaha. Lagi-lagi gak kebayang. Nanti kalo foto2nya udah jadi, saya share kesini deh. *eh, mikir2 dulu sih, abis malu.. :"> *

Ya..sudah ah. Nanti berikutnya kita kabar-kabari lagi ya.

In other words, please be true
In other words, I love you

*bersenandung pelan*




Jumat, 27 November 2009

Titik

Kadang-kadang..saya betul-betul merasa bahwa kita berdua adalah orang yang sama sekali asing.  Bahwa kamu tidak pernah bisa mengerti dan mempercayai saya, begitu juga saya yang belum bisa sepenuhnya  memahami kamu dan emosimu.

Now here we are, and i'm suddenly standing..at the beginning with you.

Tapi rupanya apa yang kita sebut sebagai komitmen dan sayang tahu-tahu saja sudah membuat kita berteleport ke titik ini. Kaget ya? Tapi kalau hidup adalah sebuah wonderful journey, kenapa saya harus takut?

Life is a road
And I want to keep going
Love is a river
I wanna keep flowing
Life is a road
Now and forever
Wonderful journey

Ketika saya berkisah dengan teman saya dan tertawa sambil bilang bahwa kita ini jodoh, katanya .. belum tentu. "Jodoh itu.." sang teman melanjutkan "..adalah kalau kalian masih tetap bersama-sama dan berpegangan tangan sampai di hari tua nanti. Itu baru jodoh. Kalau ini namanya permulaan."

Saat ini saya sedang mendengarkan lagu At the beginning-nya Richard Marx dan Donna Lewis.

I'll be there
When the world stops turning
I'll be there
When the storm is through
In the end I wanna be standing
At the beginning with you.

Saya pasti akan membuktikan teori jodoh saya. Akan butuh waktu berpuluh-puluh tahun lamanya, pasti. Dan semoga si teman masih akan tetap hidup dan sehat untuk melihat bahwa kita ternyata jodoh :p

Ya sudah ah. Makin lama makin ngelantur aja.

Hepi wiken. Hepi idul adha (kemaren). Dan saya lagi pengen makan semangka..



Kamis, 26 November 2009

Suatu sore ditepi pantai.

Suatu sore beberapa bulan yang lalu ...

"Sini, sini..kemarikan kayunya." Kamu berusaha mengambil paksa batang kayu yang sedang saya pakai untuk mengorek-ngorek pasir ditepi pantai.

"Yaaa..bentar. pinjem, pinjem." Katamu lagi saat saya sedang asik sendiri engga menggubrismu.

"Ih, orang lagi pake..sini balikin." Saya mendelik dan berusaha merebut kembali elemen paling penting yang sedang saya gunakan dalam proyek "membangun istana pasir".

Kamu memasang tampang jahil ala perampok-sukses-besar dan mulai menggores-gores diatas pasir yang separo basah. Menuliskan tulisan diatas itu.

"Apaan sih..malu ah." Muka saya memerah membacanya. Kamu tertawa lalu memandang saya. Saya balas memandangmu dengan wajah yang masih saja merah. Anak-anak yang sedang bermain air ditepian pantai itu memandangi kita dengan tatapan ingin tahu.

"Eits..eits..jangan dihapus." Katamu sambil merentangkan sebelah tangan ketika aku meloncat-loncat kearah tulisan itu. "Sebentar..sabar.." Lalu kamu mengeluarkan hape dan memotret hasil karya maha besarmu itu. Hahaha.

"Buat kenang-kenangan nanti.." Ucapmu sementara saya masih saja diam.

"Mana, lihat dong fotonya. Lihatt.." aku berjinjit ingin ikutan melihat hasil fotonya.

"Wah, bagus yaa.. hahaha. Kok ada pantulan warna oren gitu sih?" Tanyaku penasaran.

"Itu kan kena pantulan sunset." Jawabmu ringkas. Lalu gambarnya kamu close, hapenya kamu masukkan kembali kedalam saku. Saya tetap saja diam, agak malu..sambil memperhatikanmu.

Lalu kamu menoleh, memandang saya yang berdiri rapat disisimu. Dengan tatapan yang berbeda. Saya hanya mampu menyunggingkan senyum malu-malu. 

Wajahmu mendekat.

"Hei..jangan aneh-aneh disini. Hei.." akhirnya kesadaran ini saya dapatkan kembali. Wajahmu semakin dekat saja.

"hei..hei.." Kali ini saya grogi-ketakutan. Oh ya, malu luar biasa juga.

Lalu kamu tiba-tiba berpaling sambil tertawa.

"Hahahahaa..."

"Apaan sih ah.." Saya mendorongmu menjauh.

Lalu kamu menarik saya duduk diatas pasir.

"Ya sudah kalo gitu, aku merokok saja ya? Satu ajaaa..ya?" Ya..ya, dengan tatapan memelas-inosenmu, tentu saja.

Beuuuh.

Tau gitu. Lakukan saja. Daripada merokok.

Bwahahaha.

Nyebelin.

Itu.....beberapa bulan yang lalu. Tentu saja :) 

Dan saya tahu, saya menyayangi kamu sebesar kamu menyayangi saya. Dan semakin hari semakin bertambah. Kita janji begitu kan, ya?




Selasa, 24 November 2009

Setelah itu..


February 2009

Chamomile_85x : "Sayyy..apa nih gosip terbarunya? ;)) "

Saya : "Gosip apaan..engga ada kali. hehehe. Dateng2 kok malah nanyain gosip. Nanyain kabar kek..ape kek.."

Chamomile_85x : "Gosip lebih menarik daripada kabar elu say, huehehehe.."

Saya : "Beuhh.. Gini nih namanya temen?? payah lo.. eh, tapi ada nih. engga bisa dikategorikan gosip kali. tebak gue ketemu siapa kemaren?"

Chamomile_85x : "Haa?? Emang siapa?"

Saya : "Hahahaha.. :D"

Chamomile_85x : "Siapa sih??"

Saya : "Mamon. Hahahahaha..di mall. Pake ditraktir segala lagi. Wkwkwk.."

Chamomile_85x : "Mamon mana?"

Chamomile_85x : "Yang mana sih say?? Yang temen smp dulu???!?"

Chamomile_85x has buzzed you!

Saya : "yee..sorry tadi ada telp."

Chamomile_85x : "'F' ya?"

Saya : "Ho oh. eh bentar. masi ngomong di telp nih."

Chamomile_85x : "Huaaaaaaa...musuh bebuyutan yaa.. inget masa2 berkelahi SMP dulu dong? Inget masa2 diolok2 dulu dong? Huahahaha... =))  kok bisa ketemuan sih?? Ketemu dimana? Trus..kok bisa ditraktir? Engga kayak anjing dan kucing lagi? =)) "

...

Chamomile_85x : "Hoiii..jawab dong."

Chamomile_85x has buzzed you!

Waktu itu saya lagi asik melobi customer lewat telepon, gimanapun...duit lebih penting. hehehe..

---

November 2009

Saya : "Say.."

Chamomile_85x : "iye, ape? gue lagi sibuk nih.."

Saya : "Eh, lu mau denger gosip terbaru kaga?"

Chamomile_85x : "Eh, gosip? :D gosip apaan tuh?"

Saya : "Dasar wanita penggosip. Huh. :D "

Chamomile_85x : "Wakaka...ya gimana lahhh.. biar kita selalu up to date gitu loh.."

Saya : "Kecentilan! :p "

Chamomile_85x : "Jadi, korbannya siapa nih kali ini?"

Saya : "Gue."

Chamomile_85x : "Walah..walah. ada apa gerangan nih? Hihihi.."

Saya : "Gue dilamar. Huahahahahahaa.."

Chamomile_85x : "WHATSSSSSS??!?!" 

Chamomile_85x : "Kapan??!? Ama siapa??!?"

Chamomile_85x has buzzed you!

Chamomile_85x : "Hoiiiiiiiii..."

Saya : "iye, iye. segitunya sih. sabar dong. :"> sama siapa lagi?"

Chamomile_85x : "'F'??!?!?? Whatttsss?!? lalu? kapan? dimana?"

Saya : "Hari minggu kemaren. Huehehehe.."

Chamomile_85x : "Lalu?? uda lu terima lamarannya??!"

Saya : "   :">   "

Chamomile_85x : "Omigot!! omigot!!! omigot!!! gak nyangkaaaaa.... dulu beranteman...sekarang..hahahaha...astagaa.."

Saya : "hahaha... *speechless* "

Chamomile_85x : "Lalu..kelanjutannnya..gimana??! Cerita dong.."

Saya : "katanya lo lagi sibuuuuukk......"

---

Wah, lama ya saya engga nge-blog. Sungguh saya lagi pusing. Pikiran saya sedang linglung. Senang, tapi bingung. Makasih buat doa-doanya..acara lamaran kemarin berjalan lancar. Saya gugup, tentu saja. Dan dia? Tak usah ditanyalah.. keringatnya segede-gede gaban meskipun dia masih saja sok cool.

Pernikahannya mungkin Januari nanti. Sebelum tahun baru Cina. Katanya hari bagus. Kalau kata kami berdua sih, setiap hari yang dijadikan Tuhan adalah hari bagus. Jadi kalo nikahannya minggu depan tentu lebih bagus lagi. Hahaha. Ngareep.

Dan kata orangtua, kami tak boleh lagi sering-sering bertemu mulai dari sekarang. Masa sih ada aturan begitu? 

Coba tanya mama, emang mulai kapan sih gak boleh ketemuan? (msg received 22/11/09 at 20.30pm)

Begitu bunyi smsnya kemarin malam. hehe. 

Wah, gak tau.. kayanya mulai dari sekarang deh (msg sent 22/11/09 at 20.33pm)

Saya senyum-senyum ngerjain dia..

Ah, biarin. Pokoknya kalau aku kangen, kamu aku bawa kabur. Hahahaha (msg received 22/11/09 at 20.44pm)

Edun! Mau ya ditangkap dengan tuduhan menculik anak gadis orang? Hehe..dasar. Jadi, sudahlah. Ceritanya sampai disini saja. Doakan segalanya berjalan lancar ya. Nanti dikabar-kabari lagi. Ciaoo..



Senin, 16 November 2009

Sedang agak sedikit tegang.

Hanya sedikit catatan pendek saja.
Hari ini saya deg-degan. Apa pula hal?
Ya, karena orangtuanya hari ini akan datang untuk bertemu dengan ibu saya.
Saya merasa seperti terkena serangan mencretuspipisis (penyakit pipis berulang-ulang) dadakan dan mules-mules.

Semalam ketika mengantar saya pulang, dia bilang begini dengan ibu saya "Maaf bu..besok rencananya orangtua saya mau kemari, bersilahturahmi."
Ibu saya cuman manggut-manggut sambil senyum.
Pulangnya dia kebingungan dan bertanya "Kok ibumu cuman senyum-senyum sih? Artinya boleh datang, tidak?"

Bodoh. Masa sih tidak boleh. Ibu saya malah menanyakan saya, akan kita suguhi apa tamu-tamu kita besok.. Masak nasi kuning boleh tidak, ya?

Ma, besok itu acara berkenalan. Bukan selamatan abis sunatan, oke?

Ah ya sudahlah.
Mudah-mudahan segalanya berjalan lancar dan saya tidak terlalu grogi sehingga bertingkah memalukan.
Kembali kerja dulu.


yang sedang agak sedikit tegang,

Kamis, 12 November 2009

Melorot


Hanya ada satu pertanyaan yang menggelitik benak saya hari ini,

"Kenapa sih anak perempuan selalu menjerit-jerit histeris ketika melihat sebuah celana melorot sementara anak laki-laki lainnya mungkin malah akan bersorak dan berteriak girang (dan tentu saja pasti akan lebih girang lagi kalau objek yang tersingkap adalah sebuah rok)?"

Apakah mereka takut sesosok monster menyeramkan keluar dari balik celana itu?
Huihihihihi... *membayangkan monsternya* :D
Kenapa sih ya?
Pernah terpikir tidak?

Coba...sumbang jawaban kamu :p





Selasa, 10 November 2009

Pulang ke rumah yang sesungguhnya

Sayang apa kabarmu disana
Lelahkah menungguku berkelana..
Lelahkah menungguku, kau disana

Sayang, aku kan segera pulang
Tunggu aku dengan senyuman itu..
Tunggu aku dengan senyuman itu.

Dan bila waktu itu telah tiba
Coba kenakanlah mahkota itu..
-Sheila on 7 ; Bertahan disana-

Dan untuk kesekian kalinya, saya menulis untuk dia, lelaki menyebalkan itu. Yang sukses membuat saya jatuh cinta berkali-kali dan merasa patah hati berulang-ulang.
..
Dan, kamu..sayang. Tidak lelah kan setelah sekian lama menunggu? Sebentar lagi saya akan pulang. Dan sesungguhnya saya sedang dalam perjalanan pulang. Pulang kerumah saya yang sesungguhnya. Hati kamu :)

Terima kasih untuk tawarannya.. Rumah yang pastinya nanti menyenangkan. Keluarga yang seharusnya hangat. Anak-anak yang pastinya lucu (mudah-mudahan saja tidak belang ya seperti yang kita takutkan, perpaduan hitam dan putih :p) Kontrak kerja seumur hidup. Sumpah setia selamanya. Dan perjanjian untuk menghilangkan rasa patah hati saya yang terlalu sering muncul berulang-ulang.

Ah, teman smp saya yang nakal..
Berani-beraninya kamu melamar saya..
Tapi, saya nekat menerima juga kan ya? :)
Saat kamu 24.
Saat saya 23.

Inget ga kamu pernah "nembak" saya ketika kita kelas 2 smp dulu?
Kamu 14 dan saya 13 tahun.
Gagal, karena saya tolak.

Mana ada yang menyangka 10 tahun kemudian kamu berhasil melakukannya lagi :p
Jadi, saya tidak perlu merasa patah berulang-ulang lagi kan?

PS : Sayang, saya mau gaun pengantin yang putih panjang saja. Jangan paksa saya pake kebaya ya. Muka cina saya tak akan cocok. Hahaha.
I love you.