
Hahaha..!
Sungguh kemarin ada kejadian lucu. Yang membuat saya ternganga heran lalu terbahak tak tertahan. Huihihihihi...
Customer saya itu, ada-ada saja. Sebentar saya gambarkan dulu bagaimana orangnya. Tinggi besar hitam, dengan gaya sengak dan logat khas Maduranya yang kental. Eh, tapi jangan salah..gitu-gitu dia itu bos. Mungkin karena itulah gayanya agak nyebelin. Sengak dan sok. Sedikit-sedikit mau berbicara pake istilah bahasa Inggris (dengan logat Madura, tentu saja). Tapi gilanya, Inggrisnya itu .. ampun deh, parah banget.
Kemarin si customer sengak ini datang ke kantor. Lalu mamerin hape barunya.
"Hape baru..rek.." katanya sambil nunjukin hapenya ke saya.
Saya cuman melihat hapenya sekilas lalu masang senyum agak terpaksa.
"Niw...niw.." katanya lagi. Maksudnya, baru. Gitu.
"ooh.." saya cuman manggut-manggut.
Masih saja tidak menangkap isyarat ketidaktertarikan saya, dia kembali melanjutkan
"Ini seri terbarunya, yang toskren."
Saya langsung mandangin mukanya dengan tatapan aku-tak-ngerti.
"Iya...toskren. Masa kamu tidak tahu sih??" dia berusaha menjelaskan, sepertinya.
Saya semakin ternganga.
"Ya ampun .... " katanya. "Skren nya, pake tos."
Mudah-mudahan tidak ada lalat yang terbang nyasar kedalam mulut saya yang masih terbuka.
"Aduh....sentuh loh, sentuh." Dia mengangkat hapenya tinggi dan menyentuh layarnya dengan jarinya.
"Oooooooooooooooh..."
Maksudnya touch screen [tauch skrin]. Skrin kok jadi skren sih?
"Buruk sekali sih bahasa inggris kamu..." tatapannya menyepelekan. Saya menahan senyum setengah mati.
"Pergilah les bahasa inggris..kalo TOS SKREN aja tidak tahu, itu parah.."
Sekarang saya setengah mati menahan diri agar tidak melemparkan stapler ke gundulnya.
Tiba-tiba boss saya nongol dari dalam.
"Hey, Siang boss." lalu mereka bersalaman. Boss saya melirik ke atas meja dan melihat hape tersebut tergeletak disana.
"Hape baru lagi nih..." kata boss saya, diam sebentar. Lalu melanjutkan "Wah..TAUCH SKRIN [touch screen] yaa.."
Si customer sengak langsung menganga bego. Saya terbahak membahana. Boss saya bingung.
PS : moral dari cerita diatas, jangan terlalu banyak ngomong kalo belum terlalu banyak tahu. Hahahaha..